Jumat, 22 Maret 2013
Kamis, 28 Februari 2013
Gisella_Pencuri Hati.
Hanya ingin berdiam di keheningan malam
Membayangkanmu di depanku, aura dirimu mempesonaku
Dan ku terdiam di keheningan malam
Ku ingin memastikan diri apakah ku telah jatuh hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kepadamu pencuri hati
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Membayangkanmu di depanku, aura dirimu mempesonaku
Dan ku terdiam di keheningan malam
Ku ingin memastikan diri apakah ku telah jatuh hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kepadamu pencuri hati
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Dan ku terdiam di keheningan malam
Ku ingin memastikan diri apakah ku telah jatuh hati
Ku ingin memastikan diri apakah ku telah jatuh hati
Kepadamu pencuri hati
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Kepadamu pencuri hati
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
(kepadamu pencuri hati
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini)
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
Yang tak ku sangka kan datang secepat ini)
Padamu pencuri hati
Biarkan ini menjadi melodi cinta berdua
(pencuri hatiku, pencuri hatiku) berdua
Minggu, 20 Januari 2013
Merah Putih
Berkibarlah engkau didadaku
Tunjukkanlah kepada dunia
Semangatmu yang panas membara
Daku ingin jiwa raga ini
Selaras dan keanggunan
Daku ingin jemariku ini
Menuliskan kharismamu
Berkibarlah bendera negeriku
Berkibar di luas nuansamu
Tunjukkanlah kepada dunia
Ramah tamah budi bahasamu
Daku ingin kepal tangan ini
Menunaikan kewajiban oh..
Putera bangsa yang mengemban cita
Hidup dalam kesatuan..
Sabtu, 19 Januari 2013
Makalah Ipa. Polusi udara asfiksia
Pengertian
Polusi
udara asfiksia terjadi di karenakan berkurangnya kemampuan tubuh
dalam mengikat oksigen atau berkurangnnya kadar oksigen di dalam
tubuh manusia
Sifat
polusi udara asfiksia
merupakan
suara atau bunyi yang mengganggu, dapat menyebabkan berbagai gangguan
seperti gangguan fisiologis, gangguan psikologis, gangguan komunikasi
dan ketulian.
Ada yang menggolongkan gangguannya berupa gangguan Auditory, misalnya gangguan terhadap pendengaran dan gangguan non Auditory seperti gangguan komunikasi, ancaman bahaya keselamatan, menurunya performan kerja, stres dan kelelahan.
Ada yang menggolongkan gangguannya berupa gangguan Auditory, misalnya gangguan terhadap pendengaran dan gangguan non Auditory seperti gangguan komunikasi, ancaman bahaya keselamatan, menurunya performan kerja, stres dan kelelahan.
Cara
Pencemaran Asfiksia
Masalah
kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu
sendiri. Untuk menjaga kelestarian lingkungan, harus ada penegakan
hukum lingkungan. Selain itu, tak kalah penting adalah menumbuhkan
kesadaran yang tinggi pada masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan.
Setidaknya wawasan mengenai lingkungan, ilmu pengetahuan dan
teknologi (iptek) akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian
lingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua
benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan
kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
Dampak
Polusi udara asfiksia
Dampak
asfiksia jangka pendekJika bayi mengalami gangguan pernapasan, suplai oksigen ke jaringan dan organ tubuh akan terganggu. Akibatnya, terjadi penumpukan karbon diokssida, tetapi kekurangan oksigen sehingga darah akan menjadi asam. Padahal, normalnya keasaman atau pH darah adalah sekitar 7,35-7,45.
Organ yang paling sering mengalami gangguan adalah otak dengan gejala utama kejang. Kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan pembengkakan otak. Jika proses ini berlanjut, maka akan terjadi penyusutan volume (atropi) otak. Aakhirnya, ukuran otak menjadi lebih kecil daripada ukuran normal. Kondisi ini disebut mikrosefali. Selain itu, otak juga dapat membubur (periventrikulerlekomalacia), terutama jika asfiksia terjadi pada bayi prematur dengan kelainan jantung.
Bila janin kekurangan O2 dan kadar CO2 bertambah, timbulah rangsangan terhadap nervus vagus sehingga DJJ (denyut jantung janin) menjadi lambat. Jika kekurangan O2 terus berlangsung maka nervus vagus tidak dapat dipengaruhi lagi.Timbulah kini rangsangan dari nervus simpatikus sehingga DJJ menjadi lebih cepat akhirnya ireguler dan menghilang. Janin akan mengadakan pernafasan intrauterin dan bila kita periksa kemudian terdapat banyak air ketuban dan mekonium dalam paru, bronkus tersumbat dan terjadi atelektasis. Bila janin lahir, alveoli tidak berkembang. Apabila asfiksia berlanjut, gerakan pernafasan akan ganti, denyut jantung mulai menurun sedangkan tonus neuromuskuler berkurang secara berangsur-angsur dan bayi memasuki periode apneu primer.
Jika berlanjut, bayi akan menunjukkan pernafasan yang dalam, denyut jantung terus menurun , tekanan darah bayi juga mulai menurun dan bayi akan terluhat lemas (flascid). Pernafasan makin lama makin lemah sampai bayi memasuki periode apneu sekunder. Selama apneu sekunder, denyut jantung, tekanan darah dan kadar O2 dalam darah (PaO2) terus menurun. Bayi sekarang tidak bereaksi terhadap rangsangan dan tidak akan menunjukkan upaya pernafasan secara spontan. Kematian akan terjadi jika resusitasi dengan pernafasan buatan dan pemberian tidak dimulai segera.
Dampak asfiksia jangka panjang
a.Gangguan fungsi multi organ pada asfiksia berat Redistribusi sirkulasi yang ditemukan pada pasien hipoksia dan iskemia akut telah memberikan gambaran yang jelas mengapa terjadi disfungsi berbagai organ tubuh pada bayi asfiksia. Gangguan fungsi berbagai organ pada bayi asfiksia tergantung pada lamanya asfiksia terjadi dan kecepatan penanganan. Frekuensi disfungsi berbagai organ vital tersebut yaitu otak, kardiovaskular, paru, ginjal, saluran cerna dan darah. b.Dampak sistem susunan saraf pusat kelainan neuropatologis yang paling sering ditemukan pada bayi yang mengalami asfiksia, di samping perdarahan periventrikularintraventrikular yang terutama terjadi pada bayi kurang bulan. Kelainan neurologis yang dapat ditimbulkan adalah gangguan intelegensia, kejang, gangguan perkembangan psikomotor dan kelainan motorik yang termasuk di dalam palsi serebral. Gejala klinis biasanya terjadi 12 jam setelah asfiksia berat yaitu stupor sampai koma, pernafasan periodic, tidak ada refleks komplek seperti Moro dan hisap, kejang tonik-klonik atau multifokal antara 12–24 jam dapat terjadi apnu yang menggambarkan disfungsi batang otak. 24 sampai 72 jam kemudian terjadi perburukan, berupa koma, apnu lama dan mati batang otak terjadi 24-72 jam kemudian.3 c.Dampak sistem kardiovaskular Bayi dengan asfiksia perinatal dapat mengalami iskemia miokardial transien. Secara klinis dapat ditemukan gejala gagal jantung seperti, takipnu, takikardia, pembesaran hati dan irama derap. Ekokardiografi memperlihatkan struktur jantung yang normal tetapi kontraksi ventrikel kiri berkurang terutama di dinding posterior. Selain itu ditemukan hipertensi pulmonal persisten, insufisiensi trikuspid, nekrosis miokardium, dan renjatan. d.Dampak terhadap ginjal Hipoksia ginjal dapat menimbulkan gangguan perfusi dan dilusi ginjal, serta kelainan filtrasi glomerulus. Hal ini timbul karena proses redistribusi aliran darah akan menimbulkan beberapa kelainan ginjal antara lain nekrosis tubulus dan perdarahan medula. Gagal ginjal diduga terjadi karena ginjal sangat sensitif terhadap hipoksia. Hipoksia yang terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan akan mengakibatkan iskemia ginjal yang awalnya bersifat sementara namun bila hipoksia berlanjut akan menyebabkan kerusakan korteks dan medula yang bersifat menetap. Bayi dengan asfiksia mempunyai risiko untuk terjadinya nekrosis tubular akut. e.Dampak terhadap saluran cerna Bayi asfiksia mempunyai risiko terjadinya iskemia saluran Cerna. Hal ini disebabkan pada bayi asfiksia terjadi redistribusi aliran darah ke organ-organ vital. Perfusi otak dan jantung dipertahankan dengan mengorbankan ginjal dan usus. f.Dampak terhadap hati Hati dapat mengalami kerusakan yang berat (shock liver), sehingga fungsinya dapat terganggu. Kadar transaminase serum, faktor pembekuan, albumin dan bilirubin harus dipantau. Kadar amoniak serum harus diukur. Diberikan faktor-faktor pembekuan jika diperlukan. Kadar gula darah dipertahankan pada 75-100 mg/dl. Obat-obat yang didetoksifikasi di hati juga harus dimonitor kadarnya secara ketat. Kegagalan fungsi hati merupakan pertanda prognosis yang buruk. g.Dampak terhadap sistem darah Seringkali ditemukan KID akibat rusaknya pembuluh darah, kegagalan hati membuat faktor pembekuan dan sumsum tulang gagal memproduksi trombosit. h.Dampak terhadap paru Dampak asfiksia terhadap paru adalah hipertensi pulmonal persisten, mekanisme terjadinya adalah vasokonstriksi paru akibat hipoksia dan asidosis, pembentukan otot arteriol paru pada masa pranatal, pelepasan zat aktif seperti leukotrin dan pembentukan mikrotrombus.
Penanggulangan
Asfiksia
Pertolongan
pertama untuk mengatasi asfiksia pada neonaturum ialah untuk
mempertahankan kelangsungan hidup bayi dalam membatasi gejala sisa
(sekuele) yang mungkin timbul dikemudikan hari. Tindakan pada bayi
asfiksia disebut resusitasi bayi baru lahir.
Makalah Ipa. Timbal
Pengertian
Timbal
adalah logam yang mendapat perhatian utama dalam segi kesehatan,
karena dampaknya pada sejumlah besar orang akibat keracunan makanan
atau udara yang terkontaminasi Pb memiliki sidattoksik berbahaya.
Sifat
Timbal
- fasa pada suhu kamar : Padatan
- densitas : 11,34 g / cm
- titik leleh : 327,5
- titik didih : 17490C
- panas fusi : 4,77 kJ/mol
- panas penguapan : 178,5 kJ/mol
- kalor jenis : 26,650 J
Cara
Pencemaran Timbal
- Melalui udara,
- Melalui asap kendaraan bermotor
Dampak
Timbal
Dampak
dari timbal sendiri sangat mengerikan bagi manusia, utamanya bagi
anak-anak. Di antaranya adalah mempengaruhi fungsi kognitif,
kemampuan belajar, memendekkan tinggi badan, penurunan fungsi
pendengaran, mempengaruhi perilaku dan intelejensia, merusak fungsi
organ tubuh, seperti ginjal, sistem syaraf, dan reproduksi,
meningkatkan tekanan darah dan mempengaruhi perkembangan otak. Dapat
pula menimbulkan anemia dan bagi wanita hamil yang terpajan timbal
akan mengenai anak yang disusuinya dan terakumulasi dalam ASI.
- bagi orang dewasa : akan mengakibatkan kematian janin pada seorang ibu hamil.
- Akan timbul gejala seperti: mual, sakit kepala, dan sakit perut.
- Dapat merusak jaringan saraf, fungsi ginjal, menurunkan kemampuan belajar, dan membuat anak” hiperaktif
Cara
penanggulangan
- tidak mengkonsumsi lalap secara sembarangan
Makalah Ipa. Merkuri
Pengertian
Merkuri
adalah unsur yang mempunyai nomor atom (NA) 80 sertamempunyai masa
molekul relatif (MR =200,59).Merkuri diberikan simbol kimia Hgyang
merupakan singkatan yang berasal bahasa Yunani Hydrargyricum ,yang
berarticairan perak .Bentuk fisik dan kimianya sangat menguntungkan
karena merupakansatu-satunya logam yang berbentuk cair dalam
temperatur kamar (25°C),titik bekunyapaling rendah (-39°C),mempunyai
kecenderungan yang lebih besar ,mudahbercampur dengan logam lain
menjadi logam campuran (Amalgam/Alloi),juga dapatmengalirkan arus
listrik sebagai konduktor baik tegangan arus listrik tinggi
maupuntegangan arus listrik rendah.
Merkuri
merupakan salah satu unsur kimia yang biasa digunakan pada
prosespemisahan emas dengan unsur logam ikutan lainnya. Merkuri
termasuk logam beratberbahaya, yang dalam konsentrasi kecil pun dapat
bersifat racun.Merkuri merupakanlogam yang dalam keadaan normal
berbentuk cairan berwarna abu-abu, tidak berbaudengan berat molekul
200,59. Tidak larut dalam air, alkohol, eter, asam
hidroklorida,hydrogen bromida dan hidrogen iodide; Larut dalam asam
nitrat, asam sulfurik panasdan lipid. Tidak tercampurkan dengan
oksidator, halogen, bahan-bahan yang mudahterbakar, logam, asam,
logam,carbide,dan,amine
Sifat
Secara
umum logam merkuri mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:a.
- Berwujud cair pada suhu kamar (25 cdengan titik beku paling rendah sekitar -39sehingga mudah menyebar di permukaan air dan sulit dikumpulkan.b.
- Masih berwujud cair pada suhu 396 Pada temperatur 396 ini telah terjadipemuaian secara menyeluruh.c.
- Merupakan logam yang paling mudah menguap jika dibandingkan dengan logamyang lain.d.
- Tahanan listrik yang dimiliki sangat rendah, sehingga menempatkan merkurisebagai logam yang sangat baik untuk menghantarkan daya listrik.e.
- Dapat melarutkan bermacam-macam logam untuk membentuk alloy yang disebutdengan amalgam.f.
- Merupakan unsur yang sangat beracun bagi semua makhluk hidup, baik itudalam bentuk unsur tunggal (logam) ataupun dalam bentuk persenyawaan (Palar,2004)
Cara
Pencemaran Merkuri
- Menyebar ke Permukaan air
- Menjadi gas, sehingga mencemari lingkungan
- sengan mengubah mikroorganisme yang terdapat dalam air.
Dampak
Dampak
Merkuri Terhadap Kesehatan dari Tremor Sampai ke Kematian
Sulit
untuk menduga seberapa besar akibat yang ditimbulkan oleh adanya
logam berat dalam tubuh. Namun, sebagian besar toksisitas yang
disebabkan oleh beberapa jenis logam berat seperti Pb, Cd, dan Hg
adalah karena kemampuannya untuk menutup sisi aktif dari enzim dalam
sel. Hg mempunyai bentuk kimiawi yang berbeda-beda dalam menimbulkan
keracunan pada mahluk hidup, sehingga menimbulkan gejala yang berbeda
pula. Toksisitas Hg dalam hal ini dibedakan menjadi dua bagian, yaitu
toksisitas organik dan anorganik
- Mengakibatkan kerusakan permanen pada tubuh
- akan tersimpan dalam tubuh dan beracun
- gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin
- mengakkibatkan kematian
Penanggulangan,
apabila:
apabila:
- Keracunan akut
- keracunan Kronik
Segera
di bawa ke Dokter.
Makalah Ipa. Air, Eutrofikasi
Pengertian
Eutrofikasi merupakan masalah lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbah fosfat (PO3-), khususnya dalam ekosistem air tawar. Definisi dasarnya adalah pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam ekosistem air. Air dikatakan eutrofik jika konsentrasi total phosphorus (TP) dalam air berada dalam rentang 35-100 µg/L. Sejatinya, eutrofikasi merupakan sebuah proses alamiah di mana danau mengalami penuaan secara bertahap dan menjadi lebih produktif bagi tumbuhnya biomassa. Diperlukan proses ribuan tahun untuk sampai pada kondisi eutrofik. Proses alamiah ini, oleh manusia dengan segala aktivitas modernnya, secara tidak disadari dipercepat menjadi dalam hitungan beberapa dekade atau bahkan beberapa tahun saja. Maka tidaklah mengherankan jika eutrofikasi menjadi masalah di hampir ribuan danau di muka Bumi, sebagaimana dikenal lewat fenomena algal bloom.
Eutrofikasi merupakan masalah lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbah fosfat (PO3-), khususnya dalam ekosistem air tawar. Definisi dasarnya adalah pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam ekosistem air. Air dikatakan eutrofik jika konsentrasi total phosphorus (TP) dalam air berada dalam rentang 35-100 µg/L. Sejatinya, eutrofikasi merupakan sebuah proses alamiah di mana danau mengalami penuaan secara bertahap dan menjadi lebih produktif bagi tumbuhnya biomassa. Diperlukan proses ribuan tahun untuk sampai pada kondisi eutrofik. Proses alamiah ini, oleh manusia dengan segala aktivitas modernnya, secara tidak disadari dipercepat menjadi dalam hitungan beberapa dekade atau bahkan beberapa tahun saja. Maka tidaklah mengherankan jika eutrofikasi menjadi masalah di hampir ribuan danau di muka Bumi, sebagaimana dikenal lewat fenomena algal bloom.
Dampak
Dampak
dari Limbah fosfat berhubungan dengan AIR.
Limbah
fosfat akan mengakibatkan:
- Adanya perubahan pH / tingkat keasaman / konsentrasi Ion Hidrogen.
- Perubahan Warna, Bau, dan Rasa pada air
- Timbulnya Endapan, Koloid, dan Bahan terlarut.
Contoh bahan terlarut / komponen pencemaran air pada umumnya terdiri dari:
1) Bahan buangan padat
2) Bahan Buangan Organik
3) Bahan Buangan Anorganik.
Dampak
dari Limbah fosfat berhubungan dengan Manusia
Limbah fosfata akan mengakibatkan:
Limbah fosfata akan mengakibatkan:
- Merusak jaringan tubuh mahluk hidup
- Menimbulkan otot kejang, otot lemaha, dan bahkan dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan
- Jika dalam waktu lama dapat menyebabkan kanker pada tubuh
Sifat
dr limbah Fosfat
Sifat
yang dimiliki adalah warna putih atau putih kehijauan, hijau, berat
jenis 2
Cara
pencemaran
- Pencemaran Lingkungan
- Pencemaran limbah Detergen
- pencemaran limbah pabrik tahu
Penanggulangannya
Pengendapan Kimia.
Koagulan yang sering digunakan untuk mengendapkan limbah adalah alum (alumiinium sulfat / Al2(SO4)3), feri sulfat (Fe2(SO4)3), feri klorida (FeCl3) dan kapur.Alum akan bereaksi dengan bahan yang bersifat basa dan membentuk aluminium hidroksida yang tidak dapat larut dan mengkoagulasi partikel koloidal.Kapur akan bereaksi dengan bikarbonat dan membentuk kalsium karbonat yang akan mengendap. Garam-garam feri digunakan untuk meningkatkan daya endap dari feri hidroksida yang akan membentuk endapan dalam limbah dan meningkatkan laju sedimentasi dari partikel lain yang ada dalam limbah tersebut.
Koagulan yang sering digunakan untuk mengendapkan limbah adalah alum (alumiinium sulfat / Al2(SO4)3), feri sulfat (Fe2(SO4)3), feri klorida (FeCl3) dan kapur.Alum akan bereaksi dengan bahan yang bersifat basa dan membentuk aluminium hidroksida yang tidak dapat larut dan mengkoagulasi partikel koloidal.Kapur akan bereaksi dengan bikarbonat dan membentuk kalsium karbonat yang akan mengendap. Garam-garam feri digunakan untuk meningkatkan daya endap dari feri hidroksida yang akan membentuk endapan dalam limbah dan meningkatkan laju sedimentasi dari partikel lain yang ada dalam limbah tersebut.
Pada
penggunaan kapur untuk pengendapan, maka pH sebaiknya diatur diatas
9.0. Penggunaan alum untuk menghilangkan fosfat dilakukan pada pH
diatas 6.3. Fosfat tersebut akan dihilangkan karena pembentukan
kompleks aluminium-fosfat atau dengan cara diadsorbsi oleh gumpalan
aluminium hidroksida. Ion feri dan fosfat akan bereaksi pada pH
diatas 7 dan membentuk endapan feri fosfat.
Sedimentasi
Sedimentasi atau pengendapan adalah proses yang dilakukan untuk memisahkan padatan terendapkan dari berbagai limbah cair industry maupun rumah tangga.
Sedimentasi atau pengendapan adalah proses yang dilakukan untuk memisahkan padatan terendapkan dari berbagai limbah cair industry maupun rumah tangga.
Flotasi
Flotasi atau pengapungan menggunakan udara dilakukan pada proses penanganan limbah untuk meningkatkan laju perpindahan bahan-bahan tersuspensi dari limbah cair. Proses ini memisahkan padatan dari cairan dengan bantuan gelembung-gelembung udara pada partikel-partikel tersuspensi dengan memperkecil gravitasi spesifik partikel hingga lebih kecil dari gravitasi spesifik air. Udara dihembuskan
pada cairan dari tangki udara dengan tekanan 30-50 lb/in3gauge (psig).
Flotasi atau pengapungan menggunakan udara dilakukan pada proses penanganan limbah untuk meningkatkan laju perpindahan bahan-bahan tersuspensi dari limbah cair. Proses ini memisahkan padatan dari cairan dengan bantuan gelembung-gelembung udara pada partikel-partikel tersuspensi dengan memperkecil gravitasi spesifik partikel hingga lebih kecil dari gravitasi spesifik air. Udara dihembuskan
pada cairan dari tangki udara dengan tekanan 30-50 lb/in3gauge (psig).
Pembakaran
Pembakaran dilakukan untuk mengurangi volume dan untuk sterilisasi produk akhir proses penanganan limbah. Pada akhir proses pembakaran biasanya 20 hingga 30 persen dari berat limbah akan berubah menjadi abu tergantung dari karakteristik limbah itu sendiri.Beberapa factor yang mempengaruhi efektifitas pembakaran antara lain adalah kadar air, volatilitas, bahan-bahan inert dan nilai kalori spesifik.
Pembakaran dilakukan untuk mengurangi volume dan untuk sterilisasi produk akhir proses penanganan limbah. Pada akhir proses pembakaran biasanya 20 hingga 30 persen dari berat limbah akan berubah menjadi abu tergantung dari karakteristik limbah itu sendiri.Beberapa factor yang mempengaruhi efektifitas pembakaran antara lain adalah kadar air, volatilitas, bahan-bahan inert dan nilai kalori spesifik.
Langganan:
Postingan (Atom)
